Klasifikasi Mahasiswa Drop Out Pada STMIK Pelita Nusantara Dengan Metode C4.5
Keywords:
Algoritma C4.5, Desiscion Tree, Drop Out, Klasifikasi, MahaiswaAbstract
STMIK Pelita Nusantara merupakan salah satu perguruan tinggi swasta yang berfokus pada bidang komputer. Saat ini, permasalahan terkait kasus Drop Out di STMIK Pelita Nusantara belum terkomputerisasi, sehingga program studi Teknik Informatika belum dapat melakukan deteksi dini terhadap mahasiswa yang berpotensi mengalami Drop Out. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem klasifikasi Drop Out guna mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan memanfaatkan informasi dari SIAKAD (Sistem Informasi Akademik) STMIK Pelita Nusantara, yang mencakup data akademik mahasiswa program S1 Teknik Informatika dari angkatan 2018 dan 2020. Dalam penelitian ini menggunakan metode algoritma C4.5, dimana atribut penilaian merupakan absen, jumlah Satuan Kredit Semester, Indeks Prestasi Kumulatif, Mata Kuliah gagal, penghasilan orang tua, pembayaran uang kuliah, dan jenis tempat tinggal. Pada analisa proses perhitungan algoritma C4.5 data sampel, atribut yang paling berpengaruh mahasiswa berpotensi drop out merupakan atribut Indeks Prestasi Kumulatif. Berdasarkan hasil pengujian sistem yang dilakukan pada data uji untuk proses klasifikasi mahasiswa berpotensi drop out dengan menggunakan data uji angkatan tahun 2020 sebanyak 100 data, hasil yang diperoleh mahasiswa yang terklasifikasi Tidak Drop Out adalah 81 data, sedangkan mahasiswa yang terklasifikasi Drop Out yaitu 19 data mahasiswa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Journal Data Science Penusa (JDSP)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.