Penerapan Metode Moora Untuk Penentuan Supplier Pada Apotek Sehat
Keywords:
SPK, Moora, SupplierAbstract
Dalam pengelolaan rantai pasokan, pemilihan supplier yang tepat merupakan salah satu faktor kunci yang mempengaruhi efisiensi operasional dan kualitas pelayanan. Apotek Sehat menghadapi tantangan dalam menentukan supplier yang paling sesuai dengan kriteria, Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) dalam proses pemilihan supplier di Apotek Sehat guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengadaan barang. Data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kriteria penilaian seperti harga, kelengkapan produk, waktu pengiriman, dan garansi. Selanjutnya, dilakukan normalisasi terhadap data yang diperoleh dan dihitung nilai MOORA untuk setiap supplier. Supplier dengan nilai tertinggi atau diatas nilai 1.5 dipilih sebagai supplier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode MOORA efektif dalam memberikan solusi optimal untuk pemilihan supplier di Apotek Sehat. Dari enam supplier yang dianalisis, supplier dengan nilai MOORA tertinggi berhasil dipilih sebagai supplier utama. Pemilihan ini didasarkan pada kombinasi nilai terbaik dalam hal harga, Kelengkapan dan Waktu pengiriman dan garansi yang diidentifikasi melalui proses MOORA. Metode ini juga memperlihatkan fleksibilitas dalam mengakomodasi berbagai kriteria yang relevan untuk evaluasi supplier. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa metode MOORA dapat diandalkan untuk meningkatkan efisiensi dalam proses pengadaan dan manajemen rantai pasokan di Apotek Sehat. dan juga sistem yang dirancang menggunakan UML dan dibangun dengan pemrograman PHP memudahkan pihak apotek sehat untuk membuat penilaian dengan mudah
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal Data Science Penusa (JDSP)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.