PENERAPAN METODE SAW UNTUK MENENTUKAN KELAYAKAN PINJAMAN BAGI ANGGOTA KOPERASI CUM. TALENTA
Keywords:
Kelayakan Pinjaman, Metode SAW, Koperasi, Pengambilan Keputusan, NormalisasiAbstract
Penentuan kelayakan pinjaman bagi anggota koperasi merupakan proses yang krusial untuk menjaga keberlanjutan dan kesehatan keuangan koperasi. Pada penelitian ini, metode Simple Additive Weighting (SAW) diterapkan untuk menentukan kelayakan pinjaman bagi anggota Koperasi CUM. Talenta. Metode SAW dipilih karena kemampuannya dalam menyederhanakan proses pengambilan keputusan melalui penjumlahan bobot dari kriteria yang telah ditentukan. Kriteria yang digunakan meliputi Usia (C1), Simpanan (C2), Pendapatan (C3), Tanggungan (C4), Agunan (C5), Lama Pinjaman (C6), Besar Pinjaman (C7), dan Sisa Pinjaman (C8). Setiap kriteria diberikan bobot sesuai dengan tingkat kepentingannya, kemudian dilakukan proses normalisasi untuk mendapatkan nilai akhir. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode SAW mampu memberikan rekomendasi yang akurat dan dapat diandalkan dalam menentukan kelayakan pinjaman, sehingga membantu pengurus koperasi dalam membuat keputusan yang lebih objektif dan adil. Dengan demikian, penerapan metode ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam proses penilaian kelayakan pinjaman di Koperasi CUM. Talenta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Journal Data Science Penusa (JDSP)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.